Minyak Cendana — heartwood
Disuling dari kayu cendana berusia 30 tahun di Nusa Tenggara. Aroma warm-woody yang menetap di kulit selama enam jam. Sepuluh mililiter per botol.
Disuling dari kayu cendana berusia 30 tahun di Nusa Tenggara. Aroma warm-woody yang menetap di kulit selama enam jam. Sepuluh mililiter per botol.
Campuran sereh, jahe emprit, dan temulawak dari kaki Gunung Salak. Dipetik dini hari, dikeringkan rendah selama empat hari. Empat puluh gram per kaleng.
Ekstrak kulit kayu manis Kerinci yang difermentasi dingin selama dua minggu. Menenangkan kemerahan, menguatkan barrier kulit. Tiga puluh mililiter per botol dropper.
Cold-process sabun dengan sereh Dataran Tinggi Dieng dan tanah liat bentonit. Cured selama enam minggu, dipotong tangan. Seratus gram per batang.
Kami tidak membeli bahan dari pasar grosir. Setiap daun, setiap akar, setiap potongan kayu kami telusuri ke pohonnya — ke tangan yang memetik, ke tanah tempat tumbuh, ke musim panen tahun itu.
Kerja sama kami dengan empat kelompok tani di Halimun, Salak, Kerinci, dan Dieng sudah berjalan lima tahun. Mereka menentukan jadwal panen, kami menentukan standar penyulingan. Tidak ada pihak yang terburu-buru.
"Kami panen ketika pohonnya sendiri mau memberi. Bukan ketika pasar butuh."— Pak Sumarna, Kelompok Tani Halimun
Setiap pohon sumber dipilih berdasarkan usia, kesehatan batang, dan musim panen sebelumnya. Kami menandai pohon yang siap dipanen dan pohon yang harus menunggu satu musim lagi.
Pemetikan dilakukan sebelum matahari naik, ketika minyak atsiri masih tertahan di dalam daun. Tangan, gunting kecil, bakul anyaman bambu. Tidak ada mesin pemotong.
Bahan segar dimasukkan ke ketel tembaga, dialiri uap air rendah selama enam jam. Minyak yang terbawa uap dikondensasi dan dipisahkan dari hidrosol secara gravitasi.
Minyak mentah dituang ke botol amber tertutup, disimpan di rak kayu jati suhu kamar. Tiga puluh enam jam pertama minyak masih berubah — profil aroma menetap setelah tujuh puluh dua jam.
Setiap botol diberi nomor batch, tanggal panen, nama kelompok tani, dan koordinat hutan asal. Pembeli bisa menelusuri setiap tetes ke pohon tempatnya berasal melalui kode di kemasan.
Kayu cendana tidak menghasilkan minyak heartwood yang layak sebelum pohon berusia tiga puluh tahun. Kami menjelaskan mengapa kami menolak cendana muda — dan kenapa harganya tidak bisa murah.
BacaAir hujan mengubah profil minyak atsiri — kadang lebih lembab, kadang lebih tajam. Catatan singkat tentang batch 04-A yang panen tepat sebelum hujan turun empat hari berturut-turut.
BacaLima tahun bekerja dengan kelompok tani Halimun mengajarkan kami satu hal: kecepatan bukan musuh kualitas, tetapi kesabaran adalah temannya. Profil singkat ketua kelompok tani pertama kami.
Baca"Saya pakai minyak cendana Natur sejak batch pertama. Bau tangannya beda — bukan laboratorium, bukan toko. Lebih seperti masuk ke hutan setelah hujan."
Kami menulis surat panjang empat kali setahun — sekali setiap musim panen. Isinya catatan lapangan, batch baru, dan kadang resep. Tidak ada promosi mingguan, tidak ada pop-up.