00
Natur · Gnatures · Memuat
HUTAN
Daun dan ranting pohon yang dipanen dengan tangan dari hutan Indonesia
Natur / By Gnatures
Edisi 04 — Musim Hujan
N 6°12′
S 106°50′
Hutan Halimun
Gulir untuk membaca

"Kami percaya produk alami bukan soal kemurnian bahan — tapi soal ketelitian tangan yang memetik."

— Pendiri Natur, 2019
001 — Manifesto
Kami berjalan pelan ke hutan pagi-pagi ketika embun belum jatuh dari pucuk. Kami memetik dengan tangan, menyuling dengan api kecil, menunggu tujuh puluh dua jam. Tidak ada mesin yang besar. Tidak ada jalan pintas yang halus. Hanya waktu, dan niat.
R. Saraswati
Pendiri · Natur by Gnatures
Halimun · 2019
Edisi 04 / 12
002 — Katalog

Empat produk, satu hutan.

P / 01Minyak Esensial
Botol kaca amber berisi minyak esensial cendana dari Natur by Gnatures

Minyak Cendana — heartwood

Disuling dari kayu cendana berusia 30 tahun di Nusa Tenggara. Aroma warm-woody yang menetap di kulit selama enam jam. Sepuluh mililiter per botol.

Rp 480.000 / 10ml
Lihat
P / 02Teh Herbal
Teh herbal pegunungan dari Natur dengan daun sereh, jahe, dan temulawak

Teh Pegunungan — malam

Campuran sereh, jahe emprit, dan temulawak dari kaki Gunung Salak. Dipetik dini hari, dikeringkan rendah selama empat hari. Empat puluh gram per kaleng.

Rp 180.000 / 40g
Lihat
P / 03Perawatan Kulit
Botol dropper serum kulit kayu manis dari Natur by Gnatures

Serum Kayu Manis — bark

Ekstrak kulit kayu manis Kerinci yang difermentasi dingin selama dua minggu. Menenangkan kemerahan, menguatkan barrier kulit. Tiga puluh mililiter per botol dropper.

Rp 320.000 / 30ml
Lihat
P / 04Sabun Mandi
Batang sabun alami lemongrass dan tanah liat dari Natur by Gnatures

Sabun Lemongrass — clay

Cold-process sabun dengan sereh Dataran Tinggi Dieng dan tanah liat bentonit. Cured selama enam minggu, dipotong tangan. Seratus gram per batang.

Rp 95.000 / 100g
Lihat
003 — Asal-usul

Setiap botol menyimpan satu hutan, satu musim, satu kelompok tani.

Kami tidak membeli bahan dari pasar grosir. Setiap daun, setiap akar, setiap potongan kayu kami telusuri ke pohonnya — ke tangan yang memetik, ke tanah tempat tumbuh, ke musim panen tahun itu.

Kerja sama kami dengan empat kelompok tani di Halimun, Salak, Kerinci, dan Dieng sudah berjalan lima tahun. Mereka menentukan jadwal panen, kami menentukan standar penyulingan. Tidak ada pihak yang terburu-buru.

Kelompok Tani
4
Lokasi Hutan
4
Pohon Terlacak
312
Tahun Kerja Sama
5
Petani memetik daun di pagi hari di hutan Halimun
01 — Pemetikan pagi · Halimun
"Kami panen ketika pohonnya sendiri mau memberi. Bukan ketika pasar butuh."
— Pak Sumarna, Kelompok Tani Halimun
Ruang penyulingan dengan ketel tembaga di Natur by Gnatures
02 — Penyulingan tembaga · Workshop Bogor
Botol amber berjajar di rak penuaan di workshop Natur
03 — Rak penuaan · 72 jam istirahat
004 — Proses

Lima langkah, tujuh puluh dua jam.

01

Pemilihan pohon

Setiap pohon sumber dipilih berdasarkan usia, kesehatan batang, dan musim panen sebelumnya. Kami menandai pohon yang siap dipanen dan pohon yang harus menunggu satu musim lagi.

Halimun · Salak
3 — 5 hari
02

Pemetikan tangan

Pemetikan dilakukan sebelum matahari naik, ketika minyak atsiri masih tertahan di dalam daun. Tangan, gunting kecil, bakul anyaman bambu. Tidak ada mesin pemotong.

04:30 — 06:00
1 hari
03

Penyulingan uap

Bahan segar dimasukkan ke ketel tembaga, dialiri uap air rendah selama enam jam. Minyak yang terbawa uap dikondensasi dan dipisahkan dari hidrosol secara gravitasi.

Workshop Bogor
6 jam / batch
04

Penuaan botol amber

Minyak mentah dituang ke botol amber tertutup, disimpan di rak kayu jati suhu kamar. Tiga puluh enam jam pertama minyak masih berubah — profil aroma menetap setelah tujuh puluh dua jam.

Rak penuaan
72 jam
05

Pengemasan dan jejak

Setiap botol diberi nomor batch, tanggal panen, nama kelompok tani, dan koordinat hutan asal. Pembeli bisa menelusuri setiap tetes ke pohon tempatnya berasal melalui kode di kemasan.

Botol kaca 10ml
1 hari
005 — Catatan Lapangan

Tulisan dari antara pohon.

Pohon cendana berusia tua di Nusa Tenggara Timur
Catatan Botani
12 Maret 2024 · 6 menit baca

Mengapa cendana butuh tiga puluh tahun

Kayu cendana tidak menghasilkan minyak heartwood yang layak sebelum pohon berusia tiga puluh tahun. Kami menjelaskan mengapa kami menolak cendana muda — dan kenapa harganya tidak bisa murah.

Baca
Hujan monsun turun di atas hutan Halimun
Musim
28 Februari 2024 · 4 menit baca

Panen di musim hujan

Air hujan mengubah profil minyak atsiri — kadang lebih lembab, kadang lebih tajam. Catatan singkat tentang batch 04-A yang panen tepat sebelum hujan turun empat hari berturut-turut.

Baca
Tangan petani yang memetik daun di hutan
Kelompok Tani
15 Januari 2024 · 8 menit baca

Pak Sumarna, lima musim

Lima tahun bekerja dengan kelompok tani Halimun mengajarkan kami satu hal: kecepatan bukan musuh kualitas, tetapi kesabaran adalah temannya. Profil singkat ketua kelompok tani pertama kami.

Baca
006 — Kata Pembeli
"Saya pakai minyak cendana Natur sejak batch pertama. Bau tangannya beda — bukan laboratorium, bukan toko. Lebih seperti masuk ke hutan setelah hujan."
Anindita PradiptaPembeli sejak 2020 · Jakarta
KEMBALI
007 — Berlangganan

Surat musim, empat kali setahun.

Kami menulis surat panjang empat kali setahun — sekali setiap musim panen. Isinya catatan lapangan, batch baru, dan kadang resep. Tidak ada promosi mingguan, tidak ada pop-up.

Kapan saja berhenti · Kami tidak menjual data